Friday, December 24, 2010

Al-Baqarah (Ayat 102)

Salam semua. Pepagi lagi Cikgu Tie bersemangat untuk membuka Kitab Tafsir : THE MIRACLE (15 in 1) yang dah 5 bulan dibeli. Sejak beli, hanya dok tengok gitu2 je. Tapi hari ni, betul2 mengkaji dan memahami. Kenapa tiba2 nak kaji ayat 102 Al-Baqarah ni? Jawapannya...sebab ada seseorang yang membacakan ayat tersebut sewaktu dalam mimpi Cikgu Tie malam tadi. Sebabnya? Entah lah.. Maybe selalu sangat Cikgu Tie mendengar MP3 Ruqyah Syariah kot. Apa2 pun, jom menghayati ayat ini..



Terjemahannya... Seperti yang tertulis dalam Syaamil A-Quran, THE MIRACLE (15 in 1)

TERJEMAH
"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa Kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir, tetapi setan-setan itulah yang kafir;mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babiliona yaitu Harut dan Marut. Padahal, keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan "Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua-duanya (Malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan isterinya. Mereka tidak akan mencelakakan seseorang dengan sihirnya, kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh,mereka sudah tahu, barang siapa membeli (menggunakan sihir) itu,niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjualdirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.

TAFSIR AL-MUYASSAR
--Orang-orang Yahudi mengikuti apa yang diceritakan setan kepada para tukang sihir pada masa Raja Sulaiman bin Daud. Sulaiman tidak kafir dan mempelajari sihir. Akan tetapi, setan-setanlah yang kafir kepada Allah, yaitu ketika mereka mengajarkan sihir kepada manusia agar agama mereka rosak. Demikian pula, orang-orang yahudi mengikuti sihir yang diturunkan kepada kedua malaikat, Harut dan Marut, di suatu negeri (Balbiona di Irak). Padahal, keberadaan kedua malaikat itu adalah sebagai cobaan bagi hamba-hamba-Nya. Kedua Malaikat itu tidak mengajarkan sihir kepada seorang pun, kecuali setelah menasihati dan memperingatkannya tentang bahaya mempelajari ilmu sihir. Keduanya berkata, "Janganlah engkau menjadi kafir dengan mempelajari sihir dan mentaati setan" Lalu orang-orang mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dapat menimbulkan kebencian di antara suami dan isteri hingga mereka bercerai. Para tukang sihir itu tidak dapat membahayakan seseorang dengan sihirnya, kecuali dengan izin Allah. Apa yang dipelajari oleh para tukang sihir itu hanyalah keburukan yang membahayakan mereka dan tidak mendatangkan manfaat bagi mereka. Setan membawa sihir itu kepada orang-orang Yahudi hingga menyebar di antara mereka. Bahkan, mereka lebih mengutamakan sihir daripada Kitab Allah. Padahal, orang-orang Yahudi itu mengetahui bahwasanya siapa yang memilih sihir dan meninggalkan kebenaran, niscaya tiada mendapat kebaikan pada hari akhir. Sungguh buruk apa yang mereka lakukan: mereka lebih memilih untuk menukar diri mereka dengan sihir dan kekafiran daripada keimanan dan patuh kepada Rasulullah. Andai saja mereka menyedarinya!

INTISARI AYAT
---Sebahagian dari golongan Ahli Kitab mempercayai apa yang dibawa oleh Muhamad dan tidak meyakini kebenaran dari Allah. Mereka mengikuti ajaran yang disampaikan nenek moyang mereka yang telah diselewengkan dan mengklaim bahwa itu berasal dari Nabi Sulaiman. Ajaran yang mereka ikuti hanyalah sihir yang tidak mungkin dianuti oleh seorang Rasulullah. Tetapi yang sebenarnya mereka ikuti itu berasal dari ajaran setan. Bahkan setan telah melakukan hal yang sama kepada penduduk Babiliona. Setan berusaha untuk menyesatkan penduduk itu dengan mengajarkan sihir dan apa saja yang dapat memisahkan antara suami dan isteri. Sungguh, apa saja yang dilakukan oleh setan tidak akan bermanfaat dan tidak pula akan membahayakan orang-orang yang sungguh-sungguh beriman. Bagi yang tetap mengikuti ajaran setan, niscaya akan merugi di Akhirat.

ASBABUNNUZUL
----Ayat ini diturunkan sebagai jawaban atas anggapan para pendeta Yahudi yang mengatakan "Mengapa kalian tidak heran kepada Muhamad? Ia mengira bahawa Sulaiman adalah Rasulullah! Demi Allah, Sulaiman itu tidak lain hanyalah seorang penyihir" (Hadis Riwayat IbnuIshaq dan Thabari)

P/S: Hayatilah dengan hati.. dan Berfikirlah dengan akal yang waras

Love & Faith: Cikgu Tie

1 comments:

SafaRi09 said...

tolong buat segmen nie k. jangan marah..

"SEGMEN JOM BERKENALAN"